BREAKING NEWS

Saturday, October 24, 2015

Hari Dokter Nasional 2015: Sosokmu Dulu dan Sekarang



Hari Dokter Nasional 2015: Sosokmu Dulu dan Sekarang


Terlebih dahulu mari kita ucapkan selamat hari dokter nasional!
Tenaga kesehatan? Ya.
Profesi membanggakan? Ya.
Pekerjaan yang mulia? Ya.
Coba kita renungkan, siapa dokter itu sebenarnya?
Bila membuka KBBI maka dokter diartikan sebagai seorang lulusan pendidikan kedokteran yang ahli dalam bidang penyakit dan pengobatan. Sesimpel itu kah?
Nah, mari kita definisikan kembali, dokter adalah seorang lulusan pendidikan kedokteran atau tenaga kesehatan yang berhadapan dengan pasien untuk menyelesaikan semua masalah kesehatan yang dihadapi tanpa memandang jenis penyakit, organologi, golongan usia, dan jenis kelamin. Didalam sejarah dunia, catatan mengenai pengangkatan seorang dokter yang paling tua adalah pada tahun 1174, dimana Maimonides dilantik sebagai dokter istana untuk para penguasa Mesir. Di Indonesia sendiri rintisan dokter yang tercatat adalah sejak didirikannya STOVIA pada 1902, tapi sebenarnya jauh sebelum itu pada 1851 tercatat bahwa belanda mendirikan sekolah dokter jawa bagi rakyat pribumi. Jika kita melihat sejak 1902 atau 1851 atau yang lebih jauh lagi 1174 sejarah dokter dimulai, maka sudah berabad-abad dokter mengabdikan dirinya bagi dunia yang mereka tinggali. Sejarah mencatat perkembangan teknologi, budaya dan sosial masyarakat menyebabkan perubahan disegala aspek kehidupan, bahkan profesi kedokteran termasuk yang mengalami perubahan, perubahan seperti apa yang sebenarnya terjadi dibidang kedokteran? Mari kita simak.
Kompetensi sebagai hal yang mendasar dan harus dimiliki seorang dokter pada dasarnya tidak terdapat perbedaan antara dokter dulu dan sekarang, hanya saja untuk dokter sekarang sudah dibakukan mengenai standar kompetensi secara tertulis oleh WFME (World Federation for Medical Education) melalui 7 area kompetensi utama :
1.      Profesionalitas yang luhur
2.      Mawas diri dan mengembangkan diri atau belajar sepanjang hayat
3.      Komunikasi efektif dengan pasien dan keluarga, mitra kerja, masyarakat
4.      Memanfaatkan, menilai secara kritis dan mengelola informasi
5.      Landasan ilmiah ilmu kedokteran
6.      keterampilan klinis dengan melakukan prosedur diagnosis dan penatalaksanaan yang holistik dan komprehensif
7.      pengelolaan masalah kesehatan dengan promosi kesehatan pada individu, keluarga dan masyarakat.
Kemudian, untuk hak dan kewajiban antara dokter pasien pada dasarnya juga tidak memiliki perubahan yang signifikan, tapi yang paling terlihat sekarang adalah hubungan keduanya sudah tidak lagi paternalistik melainkan berubah menjadi collegial atau partnership.
Kewajiban dokter
Kewajiban pasien
Hak dokter
Hak pasien
Menghormati hak pasien
Memberikan informasi yang jujur
Mendapatkan informasi yang benar dari pasien
Mendapatkan informasi tentang pelayanan kesehatan
Memberikan informasi yang berkaitan dengan tindakan medis yang dilakukan
Memberi kesempatan pada dokter untuk melakukan pemeriksaan fisik dan metal
Menegakkan diagnosis dan menyusun prognosis
Rahasia medis dan mengetahui isi rekam medis dan memilih dokter
Menjaga rahasia pasien
Mematuhi nasehat dokter
Memimpin pelayanan kesehatan
Memperoleh sarana pelayanan kesehatan
Meminta persetujuan pasien untuk tindakan medis yang dilakukan
Mematuhi cara-cara pengobatan
Merawat melakukan rehabilitas ke pasien
Memperoleh pendapat kedua tentang masalah kesehatan
Membuat dan memelihara rekam medis
Mematuhi syarat-syarat pengobatan
Mendapatkan imbalan jasa pelayanan kesehatan
Menghentikan pengobatan dan tindakan medis.

Perubahan yang paling terlihat antara dokter dulu dan sekarang tentu dalam hal sistem pendidikannya dimana seiring dengan perkembangan zaman profesi dokter yang masih menjadi prioritas utama bagi generasi muda penerus bangsa. Hal ini membuat pemangku kebijakan untuk pendidikan dokter terus memperbaiki sistem pendidikan dokter yang sudah ada yang meliputi metode perkuliahan, lulusan, biaya, skill dokter dan sebagainya.
Dokter Dahulu
Dokter Sekarang
Perkuliahan dihitung satu tahun penuh baru dilakukan ujian, sehingga sebutannya adalah mahasiswa tingkat I, II, III dst.
Perkuliahan memakai SKS (sistem kredit semester)  dan Blok.
Pendidikan dokter lama sekitar sampai 10 tahun. Pendidikan profesi minimal 2 tahun.
Kuliah jurusan kedokteran di Indonesia ditempuh dengan waktu pendidikan paling cepat 3,5 tahun pendidikan profesi dapat ditempuh 1,5 atau 2 tahun.
Kepercayaan kepada dokter masih tinggi.
Krisis kepercayaan terhadap dokter menyebabkan dalam banyak kasus terkesan dokter banyak di sudutkan. Seperti kasus yang sudah dipublikasikan sebagai malpraktik yang belum terbukti kebenarannya dan pemakaian obat generik.
Biaya masuk pendidikan kedokteran lebih murah daripada tahun ini.
Biaya masuknya bisa 20-50 juta untuk negeri dengan menggunakan sistem UKT. Mahasiswa kelompok satu persemester hanya 500 ribu dan kelompok dua 1 juta, kelompo tiga 7,5 juta dan kelompok empat 10.875.000 dan angka tertinggi di kelompok ke lima sebesar 14.500.000 per semester. Tergantung dengan beberapa kebijakan universitas. Sedangkan untuk swasta kurang lebih sekitar 100-250 juta.
Dahulu, dokter sering mengunjungi pasien di rumah, pedesaan dan kadang – kadang dijamu atau bahkan bermalam sewaktu persalinan, meracik obat untuk pasien, tidak mementingkan diri memberikan pelayanan cuma – cuma kepada orang yang tidak mampu dan bersedia dipanggil 24 jam sehari, 7 hari dalam sepekan.
(The Times of India)
Sekarang, kebiasaan mengunjungi pasien di rumah memudar. The times of india mengatakan,”Dokter keluarga dengan sikapnya yang menenteramkan, hubungannya yang dekat dengan seluruh keluarga , dan kerelaanya untuk berkunjung ke rumah kapan pun dibutuhkan, menjadi makhluk yang langka di era dokter spesialis dan superspesialis”.


Setelah melihat beberapa perbedaan antara dokter dulu dan sekarang, dapat ditarik beberapa kesimpulan antara keduanya
Dokter dulu
Positif :
1.      Hubungan komunikasi dokter dengan pasien terjalin dengan baik berjangka panjang.
2.      Biaya pendidikan lebih murah

Negatif :
1.      Menempuh perkuliahan kedokteran sangat lama
2.      Harus mengulang kembali bila mendapatkan nilai “C”
3.      Hubungan dokter pasien masih paternalistik


Dokter Sekarang
1.      Laboratorium dan peralatan diagnostik lebih canggih
2.      Menempuh perkuliahan kedokteran lebih pendek daripada dokter jaman dahulu
3.      Hubungan dokter dan pasien sudah partnership

1.      Hubungan dokter dengan pasien berjangka pendek
2.      Krisis kepercayaan pasien terhadap dokter meningkat


Perbedaan antara dokter dulu dan sekarang harusnya tidak dijadikan landasan untuk saling membenarkan atau menyalahkan antar generasi tapi kita sebagai calon dokter dan dokter Indonesia di masa yang akan dating harus fokus menjadikan Indonesia sebagai negara yang mencetak dokter – dokter yang hebat, berkompeten, tetap profesional, tetap belajar dari pengalaman- pengalaman yang sudah didapatkan karena sebagai dokter kita harus “Long Life Learner”, tetap berkontribusi untuk bangsa Indonesia ini tidak hanya di klinisi melainkan juga akademisi dan birokrasi. Peran sebagai dokter Indonesia harus menyeluruh di segala bidang yang ada.
Dalam memperingati hari dokter sedunia 24 Oktober 2015, sejenak kita merenung dan bersyukur kepada Tuhan YME karena dengan kuasaNYA tangan kecil dan hati perantara ini kita bisa lebih menjaga dan memanfaatkan raga dan kesehatan kita sebaik mungkin untuk meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat Indonesia .
Sekali lagi, Selamat Hari Dokter Nasional teman sejawat!
                                                                                                                                                With Love,

                                                                                    KASTRAT TEAM BEM FK UMM






Referensi


http://kbbi.web.id/

Share this:

2 comments :

  1. Nice Post (y)

    Catering murah daerah Malang, Batu, dan sekitarnya. Harga mahasiswa. Dapatkan diskon 10% jika di posting di sosial media kalian. Buruan pesan. Murah, Enak dan Mahasiswa banget. Hubungi 083834375641/75286D3B

    ReplyDelete

 
Back To Top
Distributed By Blogger Templates | Designed By OddThemes